Foden, Rice Mencetak Gol Pertamanya Untuk Inggris Ketika Mengalahkan Islandia

Inggris Vs Islandia

Buletin-bola.com  – Gareth Southgate memuji anak asuh muda nya ketika Phil Foden dan Declan Rice mencetak gol internasional pertama mereka dalam kemenangan Inggris ketika mereka menghancurkan 10 pemain Islandia dengan skor 4-0.

Meski skuad muda asuhan Southgate sudah keluar dari persaingan untuk mencapai final Uefa Nations League setelah kekalahan hari Minggu melawan Belgia. Tapi Southgate bersikeras bahwa pertandingan itu tetap penting untuk Kejuaraan Eropa tahun depan dan para pemainnya mengambil pesan itu ke dalam hati.

Rice mencetak gol di babak pertama di Wembley saat ia menjadi pemain West Ham pertama yang mencetak gol untuk Inggris dalam 10 tahun terakhir.

Gelandang Chelsea Mason Mount meningkatkan keunggulan Inggris sebelum Foden membuat dua gol sehabis bek Islandia Birkir Mar Saevarsson dikeluarkan dari lapangan karena dua pelanggaran yang dilakukannya.

Itu merupakan momen manis penebusan bagi playmaker Manchester City Foden, yang telah dipulangkan bersamaan Mason Greenwood dari Manchester United setelah pasangan itu melanggar protokol virus Corona selama perjalanan mereka ke Islandia pada September lalu.

Foden (20 tahun) merupakan pemain Inggris termuda yang mencetak lebih dari satu kali dalam satu pertandingan di Wembley.

“Aku sangat bahagia untuknya. Ia merupakan pemain yang sangat berbakat. Ini merupakan minggu yang besar menurutnya buat kembali. Serta pasti saja, tidak gampang berjalan melewati lubang semacam apa yang Kamu jalani tadinya,” Southgate.

“Kami ketahui apa yang ia sanggup. Buat memperoleh 2 gol hari ini merupakan cerminan sekilas untuk seluruh orang tentang apa yang ia sanggup.”

Ini merupakan tahun yang membuat frustasi bagi Southgate karena Inggris berjuang untuk membangun momentum apa pun di lapangan. Sementara ada banyak berita utama yang tidak diinginkan yang dipicu oleh beberapa kejenakaan di luar lapangan para pemainnya.

“Kami harus  banyak belajar dari pengalaman itu. Kami merugikan tim kami sendiri selama periode ini. Hal seperti ini mempersulit kami sendiri di dalam pertandingan,” kata Southgate.

Foden Dan Jack Grealish Menjadi Aset Berharga Buat Skuad Muda Inggris

Phil Foden & Jack Grealish

 

Manajer Inggris itu berharap  pertandingan terakhir timnya ini berfungsi sebagai batu loncatan untuk Kejuaraan Eropa yang diselenggarakan tahun depan.

Yang menggembirakan, buat yang pertama kali sejak 1883, Inggris punya tiga pemain dengan usia 21 tahun yang mencetak gol di dalam satu pertandingan.

“Ada peluang buat para pemain muda. Kami berusaha membangun dan meningkatkan kedisiplinan mereka sepanjang waktu. Rasa lapar bermain dan cara mereka di dalam pertandingan membuat saya senang.

“Permainan kaki ke kaki mereka sangat indah. Itu bagus untuk ditonton dan bagi para pemain muda, saat mencetak gol itu sangat istimewa bagi mereka. “Kami sangat menyadari banyaknya pemain muda saat ini. Kami pikir mereka akan menjadi investasi yang luar biasa buat yang akan datang. Senang sekali bagi perkembangan sepak bola negara kami.”

Southgate telah dikritik karena taktiknya yang tidak berani menyerang akhir ini. Tapi, dengan gemilangnya performa Foden dan Jack Grealish, ini merupakan pertunjukan yang jauh lebih menghibur.

“Ada penampilan luar biasa, terutama untuk Jack Grealish. Ini keseimbangan yang bagus untuk memiliki pemain yang berpikiran menyerang di posisi itu,” kata Southgate.

“Skuad yang kami miliki selama tiga bulan terakhir akan mencapai puncaknya dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Kami akan menginvestasikan waktu kami untuk mereka.” Inggris memimpin pada menit ke-20 ketika tendangan bebas Foden menemukan Rice, yang baru saja mengatasi jebakan offside untuk mengarahkan sundulannya ke sudut jauh dari jarak enam yard.

Dibantu oleh pertahanan Islandia yang lamban. Mount menggandakan keunggulan Inggris di menit ke-25, memanfaatkan bola lepas dari umpan silang Bukayo Saka untuk mencetak gol dari jarak dekat. Saevarsson mendapat kartu merah pada menit ke-54 setelah menarik kembali Saka dan Inggris menyelesaikan pekerjaannya dengan cara yang kejam.

Mengambil umpan Jadon Sancho dengan tenang, Foden membuat penyelesaian yang keren di sudut gawang pada menit ke-80. Foden membulatkan kemenangan lima menit kemudian ketika ia melepaskan tembakan dari jarak 25 yard.

Leave a Comment