Manchester United Mengutuk Pelecehan Rasis Pada Martial Dan Tuanzebe

Manchester United Menang Telak 4-0 Ketika Menghadapi Chelsea Di Old Trafford

Manchester United pada hari Kamis menyerukan tindakan yang lebih kuat untuk diambil terhadap “idiot yang ceroboh” yang memposting pelecehan rasial setelah Anthony Martial dan Axel Tuanzebe menjadi sasaran.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer kalah mengejutkan 2-1 dari tim papan bawah Liga Premier Sheffield United di Old Trafford pada hari Rabu.

Kekalahan itu memicu semburan makian online yang ditujukan pada para pemain United. Termasuk pelecehan rasis yang ditujukan pada bek Tuanzebe yang secara tidak sengaja membawa pulang pemenang Oliver Burke, dan penyerang Martial.

Istilah rasis dan emoji monyet dimasukkan ke dalam komentar Instagram dari postingan terbaru pasangan tersebut.

Semua Anggota Tim Manchester United Marah Atas Masalah Tersebut

“Seluruh orang di Manchester United marah atas pelecehan rasis yang diterima para anggota tim lewat media sosial sehabis pertandingan,” kata klub itu dalam sebuah pernyataan, Kamis.

“Kami betul- betul mengutuknya serta sangat menggembirakan memandang penggemar lain pula mengutuk ini di media sosial.”

United berkata mereka tidak mempunyai toleransi terhadap seluruh wujud rasisme ataupun diskriminasi dalam sepak bola Liga Inggris.

“Mengenali idiot tidak berotak tanpa nama ini senantiasa bermasalah,” kata klub itu.

“Kami menekan platform media sosial serta otoritas regulasi buat menguatkan langkah- langkah buat menghindari sikap semacam ini.”

Tuanzebe dan Martial juga mendapat dukungan dari rekan satu tim mereka.

Gelandang Scott McTominay memposting foto Tuanzebe dengan mahkota di kepalanya bersama emoji hati serta tinju hitam dan putih.

“Saudaraku,” katanya di postingan Instagram Story. “Muak dengan apa yang telah saya baca pagi ini.”

Kapten United Harry Maguire menulis di Twitter di samping gambar para pemain yang berlutut: “UNITED melawan rasisme. Kami tidak akan mentolerirnya.”

Sanjay Bhandari, ketua organisasi anti-diskriminasi Kick It Out, mengatakan dia berharap mereka yang bertanggung jawab atas pelecehan itu akan dihapus oleh platform media sosial.

“Kami tahu bahwa pelecehan diskriminatif dapat memberikan dampak dunia nyata yang signifikan terhadap kesejahteraan para korban,” tambahnya.

 

Simak dan baca juga artikel lainnya Hazard Memimpin Real Madrid Dalam Kemenangan Atas Alaves

Leave a Comment