Neymar, Messi, Suarez Tampil Mengesankan Di Kualifikasi Piala Dunia

SAO PAULO: Neymar dan Luis Suarez menulis ulang beberapa buku rekor dan Argentina bernafas lebih mudah berkat Lionel Messi.

Dalam kualifikasi World Cup Zona Amerika Selatan pada Selasa malam, Neymar jadi pencetak gol paling banyak kedua Brasil sehabis menorehkan hattrick dalam pesta gol 4- 2 di Peru. Neymar melewati Ronaldo serta saat ini cuma tertinggal sebagian gol lagi dari Pele.

Messi memimpin tim saat Argentina mencapai kemenangan 2- 1 di Bolivia, Kemenangan itu ialah yang awal semenjak 2005 di puncak La Paz. Serta Suarez, walaupun Uruguay kalah 4- 2 di Ekuador, jadi pencetak gol paling banyak dalam sejarah kualifikasi piala dunia zona Amerika Selatan.

Sebagai trio “MSN”, mereka membantu Barcelona memenangkan berbagai trofi kejuaraan dunia. Neymar hengkang ke Paris tahun 2017 dan Suarez ditransfer ke Atletico Madrid beberapa pekan lalu.

Messi Membawa Argentina Menang Untuk Pertama Kalinya Di La Paz

Messi tetap di klub Catalan tetapi telah menyatakan keinginannya untuk pergi. Pemain berusia 33 tahun itu, kemungkinan akan menuju Piala Dunia terakhirnya, tidak pernah menang sebelum nya di La Paz. Pada 2009 lalu, dia berada di lapangan saat timnya dikalahkan 6-1 oleh Bolivia. 

Tiga tahun lalu, Argentina kalah 2-0 tanpa dia. Dan pada pertandingan hari Selasa lalu tampaknya Argentina akan kalah lagi ketika Bolivia membuat keunggulan. Tapi ketenangan Messi memungkinkan Argentina bermain tanpa beban atas momok kekalahan sebelumnya. 

Hadiah kemenangan datang saat Joaquin Correa mencetak gol pada menit ke-79 setelah mendapatkan umpan dari Messi. Pelatih Lionel Scaloni berharap kemenangan tersebut menjadi pertanda bahwa mereka akan mampu untuk lolos ke piala dunia.

“Kemenangan besar di atas ketinggian, itu membuatnya sangat spesial,” kata Messi di Instagram. Seperti diketahui kandang Bolivia berada di ketinggian 3.600 meter (11.800 kaki) di atas permukaan laut.

Neymar Mematahkan Rekor Ronaldo

Beberapa jam kemudian, Neymar membuktikan Brazil adalah kandidat kuat dalam menjaga tradisi lolos ke piala dunia. Dia mencetak dua gol dari titik penalti dan satu gol dalam tambahan waktu. Dengan hasil tersebut menempatkan timnya sebagai Runner-up grup zona Amerika Selatan.

Momen bersejarah Neymar datang ketika dia mengonversi penalti keduanya. Itu adalah gol ke-63 untuk Brasil, melewati Ronaldo. Dan hanya dibawah Pele yang memiliki 77 gol.

Pemain Paris Saint-Germain itu menggunakan media sosialnya untuk merayakan pencapaian tersebut. Dan dia juga memposting foto Ronaldo lalu menuliskan kalimat: “Semua rasa respect saya untuk Anda, Fenomena.”

Headf Coach Brasil Tite menyanjung pencapaian Neymar tetapi tidak mau membandingkannya dengan Ronaldo.

“Ini tidak adil buat menyamakan seseorang dengan orang yang lain. Tetapi yang dapat aku katakan merupakan kalau Neymar mempunyai segalanya, ia merupakan busur serta anak panah. 

Ia adalah pengumpan serta ia juga bisa menjadi finisher yang tajam,” kata pelatih.”  Seiring berjalannya waktu ia jadi lebih baik serta menjadi lebih waspada.”

Suarez Melampaui Pencapaian Messi

Suarez berhasil mencetak 3 gol dari titik putih dalam 2 pertandingan terakhirnya buat Uruguay. Hasil itu membuat ia menyusul torehan Lionel Messi serta setelah itu melampaui Messi menjadi pencetak gol paling banyak dalam sejarah kualifikasi Amerika Selatan.  24 golnya membuat dia memimpin dua lebih banyak dari Messi.

Setelah kemenangan 2-1 dari Chile Suarez mengatakan bahwa kepindahannya ke Atletico Madrid telah memberinya energi baru untuk terus mencetak gol untuk tim nasionalnya.

“Saya merasakan kepedulian mereka terhadap saya di sana,” katanya. “Ini adalah momen yang berbeda dan saya pikir itu juga membantu saya ketika saya datang ke sini.”

Striker berusia 33 tahun itu berpeluang menambahkan jumlah golnya bulan depan saat Uruguay menghadapi Kolombia di laga tandang dan Brasil di Montevideo. Neymar juga berpeluang memperkecil jarak antara dirinya dan Pele.

Leave a Comment